Scroll keatas untuk baca artikel
Example 325x300

Example 325x300
Uncategorized

Berangkat Dari Hati, Bangkitkan Gelora Semangat Untuk Terus Mengabdi Kepada Masyarakat

×

Berangkat Dari Hati, Bangkitkan Gelora Semangat Untuk Terus Mengabdi Kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Berangkat Dari Hati, Bangkitkan Gelora Semangat Untuk Terus Mengabdi Kepada Masyarakat
Patar Luhut Panjaitan (Photo : Dok. Rumah Juang Patar)

Dailyposnesia – Sosok | Menapaki jalan dengan mengabdikan diri untuk masyarakat sudah menjadi jalan hidup bagi sebagian orang.

Salah satunya yakni Patar Luhut Panjaitan, SKM., MPH. Pria yang lahir di Kampung Kristen, Pematangsiantar, 18 September 1972 tersebut berniat kembali ke tanah kelahirannya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dengan terjun ke dunia politik.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui awak media, Sabtu, (6/11/2022). Pria yang memiliki sosok sederhana, ramah dan penuh wibawa tersebut mengungkapkan bahwa saat ini telah mendaftarkan diri menjadi salah satu anggota partai politik.

“Sebelumnya Saya telah mengajukan diri untuk menjadi anggota di Partai Gerindra. Dan rencananya kedepan akan mengabdi kepada masyarakat melalui Partai Gerindra,” ungkapnya.

Patar juga mengungkapkan alasannya kenapa memilih bergabung dengan partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Baca Juga :  Lirik Lagu Sunda Bangbung Ranggaek

“Memang semua partai memiliki tujuan yang baik. Namun ada kesamaan visi dan misi di partai ini yang sesuai dengan diri Saya. Semangat dan cita-cita yang ingin membantu masyarakat untuk mendapatkan keadilan dan mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Dan sepertinya semangat tersebut sesuai dengan apa yang selama ini Saya kerjakan,” ungkap Patar dengan semangat terpancar untuk terus mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Prinsip saya, selagi masih bisa melakukan sesuatu untuk orang banyak maka lakukanlah. Dan saat ini saya merasa masih bisa melakukan itu,” lanjutnya lagi.

Patar Luhut Panjaitan (Photo : Dok. Rumah Juang Patar)

Berbekal dengan segudang pengalaman yang telah dilaluinya, membuat pria yang akrab disapa dengan Patar tersebut sudah sangat matang dalam menganalisa sesuatu peristiwa, kendala, maupun peluang sampai kepada strategi penyelesaian masalah yang nantinya dapat ia terapkan ditengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Ratusan Warga dan Mama-Mama Rempong Gemparkan Rumah Juang Patar Luhut Panjaitan

Berbagai pelatihan juga telah banyak diikutinya, baik pelatihan fisik, mental maupun teori-teori pengawasan, bahkan juga rutin mengikuti diskusi program-program pemerintahan, baik ditingkat nasional maupun internasional sudah sering dijalaninya. Hal tersebut membuatnya semakin mantap dalam bekerja disegala medan.

Hampir seluruh wilayah di Nusantara dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Rote telah dikunjunginya ketika menjalankan tugas-tugas negara dalam kedinasan. Semua dilaksanakan dengan penuh dedikasi, kejujuran, dan bertanggungjawab.

Tidak hanya itu, selama menjalankan tugas dalam kedinasan, dirinya juga sering memimpin berbagai kelompok. Seperti halnya didalam Satuan Gugus Tugas Covid-19, pengawasan program-program kesehatan baik di skala Kabupaten/ Kota, Provinsi se-Indonesia, bahkan sampai dengan skala Nasional.

Patar saat berada di Australia untuk mengikuti Short Course (Photo : Dok. Rumah Juang Patar)

Menurut Patar, sejak kecil ia dididik untuk menanamkan sifat kesatria, pantang menyerah dan optimis. Dirinya telah ditempa sebagai sosok yang memiliki kepedulian kepada masyarakat sejak masa mudanya.

Baca Juga :  Lirik Lagu Sunda Kolot Modern - Kustian

Menjalani pendidikan di SD Inpres, SMP Negeri 3, dan SMA Negeri 1 di Kota Pematangsiantar, dan melanjutkan pendidikan di Universitas Sumatera Utara untuk gelar Sarjana Strata 1, hingga akhirnya lulus di Universitas Gajah Mada dengan gelar Magister (S2).

Mengawali karir pada 1 Maret 1997 dengan bekerja di pemerintahan sebagai Pegawai Negeri Sipil atau yang saat ini disebut dengan Aparatur Sipil Negara di Kanwil Kesehatan Sumatera Barat di Padang, Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Dinas Kesehatan Kota Padang, Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, dan kemudian memutuskan untuk pensiun dini dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta dengan jabatan sebagai Auditor Muda.