MEDAN, DAILYPOSNESIA – Dalam rangka melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, dosen-dosen dari Institut Sains dan Teknologi TD. Pardede (ISTP) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMKS Santo Paulus Medan bertajuk “Pelatihan Perakitan dan Produksi Running Teks untuk Meningkatkan Kemandirian Siswa-Siswi SMKS Santo Paulus Medan.”
Kegiatan pelatihan perakitan running teks dijadwalkan dimulai bulan Agustus sampai September 2025 atau sampai siswa-siswinya mampu merakit, memproduksi, dan siap untuk dipasarkan. Pembukaan pelatihan dimulai tanggal 6 Agustus 2025 pukul 09.00 s.d 13,00 WIB. Pelatihan selanjutnya yang telah disepakati diadakan setiap hari Kamis dan Jumat pukul 16.00 s.d 19.00 WIB. Para peserta dibekali supaya mengenal bahan/alat/komponen yang digunakan dalam merakit running teks. Pelatihan merakit perangkat keras running teks dan memprogramnya menggunakan program aplikasi arduino.
Ketua tim PkM, Kolombus Siringo-ringo, S.T.,M.M, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dan memperkuat kompetensi siswa dalam bidang elektronika terapan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali siswa dengan keterampilan nyata yang bisa mereka manfaatkan di dunia kerja atau sebagai bekal wirausaha. Running teks adalah salah satu contoh produk sederhana yang aplikatif dan bernilai ekonomi,” ujarnya.
Adapun tim pelaksana kegiatan terdiri dari dosen ISTP, yakni Kolombus Siringo-ringo, S.T.,M.M (Dosen/Kaprodi Elektro) selaku ketua, dengan anggota Marvin F.S Hutabarat, S.T., M.Si. (Dosen/Ketua LPPM ISTP), Rikardo Hotman Siahaan , S.T., M.T. (Dosen Teknik Informatika), dan Mayono Suko Marbinoto, S.T., M.M.(Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota).
Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan satu mahasiswa ISTP bernama Kristo Bani Sitorus mahasiswa Jurusan Elektro Stambuk 22, yang turut berperan sebagai asisten pelatihan.
Kristo Bani Sitorus mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam kegiatan ini bersama para dosen.
“Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya bisa mengasah kemampuan teknis sekaligus belajar bagaimana menyampaikan materi ke siswa. Mereka antusias, jadi saya juga ikut semangat,” ujar Kristo Bani Sitorus.
Kepala SMKS Santo Paulus Medan, Kartono Warifto Situmorang, S.Kom., S.Pd menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kontribusi ISTP dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi.
“Kami sangat bersyukur dengan kehadiran tim dosen dan mahasiswa ISTP. Siswa kami jadi lebih percaya diri dan termotivasi karena bisa belajar langsung dari akademisi dan praktisi di bidangnya,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Haposan Tampubolon, siswa kelas XII, juga berbagi pengalamannya.
“Saya senang bisa ikut kegiatan ini. Saya jadi lebih paham cara kerja running teks dan sekarang bisa merakitnya sendiri. Semoga ke depan pelatihan seperti ini bisa terus berlanjut,” katanya.
Melalui kegiatan ini, ISTP menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun sinergi dengan sekolah-sekolah kejuruan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri berbasis teknologi.